Lelucon Obama Mudah Dibunuh karena Hitam


Presiden AS Barack Obama turun dari pesawat Air Force One di Newport News, Virginia, Kamis, 5 Februari 2009.
Selasa, 1 September 2009 | 10:44 WIB
TORONTO, KOMPAS.com — Lembaga penyiaran Kanada menyatakan, televisi berbahasa Perancis melanggar aturan dan harus minta maaf karena menayangkan lelucon yang menyebut Presiden AS Barack Obama mudah dibunuh karena berkulit hitam dan tinggal di Gedung Putih.

Komisi Radio-Televisi dan Telekomunikasi Kanada (CRTC), Senin (31/8), mengaku menerima 250 komplain menyusul tayangan Malam Tahun Baru 2009 oleh Radio-Canada yang menampilkan kisah-kisah lucu tentang Obama. Radio-Canada adalah lembaga penyiaran berbahasa Perancis di bawah bendera Canadian Broadcasting Corp (CBC).

Badan Standar Penyiaran Kanada mengeluarkan teguran kepada Radio-Canada dan CRTC menindaklanjutinya. CBC diperintahkan meminta maaf kepada pemirsa dan menjamin tidak mengulangi perbuatan.

Dalam tayangan itu, seorang pelawak dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa Obama akan mudah menjadi target. "Akan menjadi mudah. Hitam dalam putih. Akan mudah membidiknya," kata sang komedian.

source

Artikel Terkait Lainnya



1 Response to "Lelucon Obama Mudah Dibunuh karena Hitam"

Ivan Kavalera Says :
1 September 2009 13.50

he he he ketawa dulu..he'eh ketawa lagi ha ha ha ha..

Poskan Komentar